I will not walk with your progressive apes, erect and sapient...

if by God's mercy progress ever ends,

and does not ceaselessly revolve the same

unfruitful course with changing of a name.


...Then looking on the Blessed Land 'twill see,

that all is as it is, and yet made free...

~J.R.R. Tolkien~


As a fire when kindled

makes fuel into ash,

so the fire of wisdom

makes actions into ash.

~Bhagavad Gita 4:37~

Sunday, August 7, 2011

Seorang Anak dengan Yesus di Hatinya


Aku heran.
Kalian melihatku seperti aku ini aneh; aku tak mengerti.

Aku heran.
Mereka yang menampungku di kardus di pinggir jembatan itu, aku dari sana.

Aku heran,
Seheran mereka yang selalu membelalakkan mata jijik melihatku.
Beribu pertanyaan ada di benakku, siapa kah mampu menjawabku?

Kenapa???
Kata ayah aku buangan orang, kata bunda itu bohong.
Mereka berteriak sepanjang waktu, hampir rubuh kardus tempatku tidur.

Kenapa???
Kemarin kudengar kampung sebelah dibakar orang
Kemarin kudengar polisi mengamuk bawa peluru.

Kenapa???
Sering kulihat kakak-kakak berjingkrak-jingkrak di jalanan
Bendera di kiri, parang di kanan.
Polisi dari jauh galak-galak bawa pentungan.

Kenapa???
TV di rumah Pak RT ribut sekali
Katanya hari ini, di luar negeri perang ganas lagi
Katanya hari ini, orang baik dihukum lagi
Aku heran, dan tak ada yang menjawabku.

Sebulan ini hanya adik kecil yang jadi temanku.
Walau kata bunda aku tidak punya adik.
Bicaranya lembut, menenangkan
Walau kukira Ia terlalu kecil untuk bisa bicara.

Pakaian-Nya selalu bersih, terlalu putih untuk kupegang.
Walau kata-Nya aku bebas memeluk-Nya

Adik kecil lebih pintar dari mereka semua
Kakek-kakek, nenek-nenek, dan semua yang sudah dewasa

Karena Adik,
Aku bisa berbincang dengan burung gereja,
Dan berterimakasih pada rumput kecil di pinggir kardusku

Karena Adik,
Aku tahu dunia itu indah,
Bila kita melihatnya demikian.

Karena Adik,
Aku tahu aku ini anak Bapaku,
Walau masih lama sampai aku bisa melihat-Nya.

Karena Adik,
Aku tahu kalian semua orang baik,
Atau orang-orang yang akan jadi baik.

Malam ini istimewa,
Ia bilang, Ia ingin jadi teman bagi lebih banyak orang.
Ia bilang, Ia akan mulai dengan kalian.
Karena itulah,
Aku mengantar-Nya ke sini, untuk kalian…

Lembang, 17 Desember 2009
Untuk Bahan Kontemplasi
Simbolisasi Natal
“Cinta Datang dari Tempat yang Paling Hina”
Misa Malam Natal, Gereja Paroki St. Maria Fatima - Karmel, Lembang
24 Desember 2009

No comments:

Post a Comment