I will not walk with your progressive apes, erect and sapient...

if by God's mercy progress ever ends,

and does not ceaselessly revolve the same

unfruitful course with changing of a name.


...Then looking on the Blessed Land 'twill see,

that all is as it is, and yet made free...

~J.R.R. Tolkien~


As a fire when kindled

makes fuel into ash,

so the fire of wisdom

makes actions into ash.

~Bhagavad Gita 4:37~

Sunday, August 7, 2011

Nafasmu, Nafasku, dan Inkarnasi Semesta


Detikmu detikku
Waktu merangkai kita seperti jalinan benang rajutan
Sama ringan, sama berpilin
(Di luar sana, seekor kepik melebarkan sayapnya)

Bumimu bumiku
Bunda merengkuh kita yang haus mereguknya
Sama sejuk, sama tersenyum
(Di seberang sana, lumut biru melekat pada kokohnya batu gunung)

Langkahmu merajah tanah
Di sana, jejak memudar tapi rupanya tetap

Aku, seperti ribuan makhluk lainnya
Mencium, mengecap
Makhluk-makhluk kelaparan yang haus arahan…

Setiap kali itu,
Hembusmu panjangkan hembusku,
Naungan yang sempurna…
(Di kerindangan kehijauan, sebutir telur menunggu waktu)

Di ranah ini kita selami
Separuh misteri yang kita kecap setiap hari
Dari kilau mimpi hingga nyata embun pagi
Tentang tangis bayi dan senyum mereka yang mati
Di ranah ini kita selalu jadi
Mereka yang mencoba mengerti…

Nafasmu nafasku
Retas murni semesta dan bunyi inkarnasi
(Di atas sana, Ia tersenyum selalu mengerti)
……………………………………………………………………………………………………………………..

Apa yang terjadi ketika hari berganti?Ketika malam mencapai puncaknya, bulan mencapai ketinggiannya, dan separuh semesta mencapai transfigurasi dirinya? Apa yang terjadi ketika kita bernafas? Ketika aku, kamu, dia, cacing tanah, mawar di taman, dan ikan-ikan di kolambernafas? Apa yang terjadi ketikaseseorang terbangun setelah berkelana di kedalaman dirinya?
Bandung, 21 Januari 2009.

No comments:

Post a Comment