I will not walk with your progressive apes, erect and sapient...

if by God's mercy progress ever ends,

and does not ceaselessly revolve the same

unfruitful course with changing of a name.


...Then looking on the Blessed Land 'twill see,

that all is as it is, and yet made free...

~J.R.R. Tolkien~


As a fire when kindled

makes fuel into ash,

so the fire of wisdom

makes actions into ash.

~Bhagavad Gita 4:37~

Sunday, August 7, 2011

Khilaf


Di ranah semesta manusia merasa berkarya
Separuh merengkuh separuhnya mengeluh
Mencari keutamaan yang dianggap sempurna

Di tengah keleluasaan yang dipaksakan
Di tengah jangkau waktu yang kita sebut keseharian
Kita bergelut sengit dengan semesta
Melupakan hijau daun atau rangkai embun di pelepah pisang,
Melupakan biru laut atau hembusan semilir di bawah telinga…

Di sela-sela mimpi kita
Semesta meretas harapan dengan angan
Menjulurkan tangan sambil mengingatkan
Dan merengkuh memeluk walau kian diabaikan
Begitu dermawan…

Hanya kita manusia,
Seutas jiwa yang selalu merasa kekurangan
Hanya kita manusia,
Kian lupa bersalaman walau mengaku makhluk Tuhan

Kita makhluk yang buta oleh kata-kata indah, mimpi yang sempurna,
Dan keindahan kenyamanan yang disebut rutinitas…
Jiwa-jiwa rapuh di raga yang mortal
Hancur oleh cacing dan luluh jadi debu.

Kita adalah keasingan di semesta yang runut oleh aroma,
Mesra ditandangi hewan melata,
Dan tegar dibentengi fenomena

Kita makhluk jelata yang mimpi jadi pandita,
Merangsek maju di tengah keluhuran yang mengadidaya
….

bandung, 2007

No comments:

Post a Comment