I will not walk with your progressive apes, erect and sapient...

if by God's mercy progress ever ends,

and does not ceaselessly revolve the same

unfruitful course with changing of a name.


...Then looking on the Blessed Land 'twill see,

that all is as it is, and yet made free...

~J.R.R. Tolkien~


As a fire when kindled

makes fuel into ash,

so the fire of wisdom

makes actions into ash.

~Bhagavad Gita 4:37~

Wednesday, March 6, 2019

Catatan 7 kosong 3

Dok. Pribadi

Rangkai kersen bergeming di bawah hujan
Daunnya mengayun meluruhkan embun
Bercanda dengan cempaka,
Bercengkerama dengan kenanga,
Memperhatikan kamboja yang menganga

Warnanya ria,
karena puring kuning dan merah menyala

Rintik pekat yang jatuh menjelang siang
Merengkuh perlahan, mengulurkan tangan
Memeluk dengan senyuman,
Tanpa perlu suara, atau bunyi nyata

Pada bentuk ria yang sunyi di lembah sana
Kabut menyapa, memberikan nada
Hingga wangi samar lalu keluar
Dari ujung-ujung yang gemeruyung
Dan gemeretak kulit yang terbuka

Wanginya ria,
Karena tanah basah dan batu yang membuncah

Suaranya ria,
Walau sepenuhnya sunyi

Dan di atas, di bawah, di antara
Hijau daun, rengkuh semilir dan wangi tanah basah
Sang Empunya meretas maknanya,
Pada semesta, untuk kepenuhan hari lalu
Dan kelegaan hari baru
Dalam haru.

Payogan, Kadewatan - 1 çaka 1941, di teras yang sejuk dengan rintik hujan dan kabut melembah.