I will not walk with your progressive apes, erect and sapient...

if by God's mercy progress ever ends,

and does not ceaselessly revolve the same

unfruitful course with changing of a name.


...Then looking on the Blessed Land 'twill see,

that all is as it is, and yet made free...

~J.R.R. Tolkien~


As a fire when kindled

makes fuel into ash,

so the fire of wisdom

makes actions into ash.

~Bhagavad Gita 4:37~

Monday, September 24, 2012

Jakarta dan Catatan Pinggir

Pada mata yang mengaduh keperihan
Pada tungkai yang menolak bepergian
Pada bahu yang merintih berpeluhan

Lengkung menganga, tanpa cerita.

Pada luka yang berbuih kepenatan,
Pada napas yang terengah kejenuhan,
Pada kata yang terlontar berpendaran

Lengkung menganga, penuh cerita.

Dan nama lama di atas kertas
Dan nama lama di ruang maya

Dan iapun tercenung, di depan cahaya yang bergemuruh.

Jakarta, September 2012

Monday, March 5, 2012

Dua Dawai Satu Suara

Yang berlalu dan yang berlanjut
Pada rentang-rentang waktu bergelayut
menghunjam

Yang memuaskan sekaligus mengecewakan
Dari perspektif dan hanya persepsi
untuk teriak atau terus bergerak

Yang peduli dan yang percuma
mengisi relung-relung mimpi yang bersambut
walau jauh tak tersangkut

Hanya mimpi, dan jadi nada yang satu dan sama
Hanya mimpi, dan jadi satu suara yang satu dan sama
Pada dua dawai di dua muka koin yang sama

Lembang, Maret 2012

Sunday, January 29, 2012

Yang Satu

Bila kata tak berbuah mimpi, mimpi tak berbunga kata-kata

...
...
...

Lembayung berlindung di balik selendang 
Di balik dengkur burung hantu
Dan lengking bakung di ujung taman,
Lembayung berlindung sambil berdendang,
Menunggumu.

Tak penuh mungkin mimpi di depanmu
Tak ringan mungkin kata di bahumu
Tak kencang mungkin mentari di nadimu
Namun penuh langkahmu di mimpiku
Namun ringan keluhmu di bahuku
Namun kencang denyutmu di nadiku
Tanpa letih, tidak lebih.

Tak renyah mungkin tawa di anganmu
Tak dalam mungkin rimpang di akarmu
Tak lancar mungkin asa di darasmu
Namun renyah mimpimu di senyumku
Namun dalam jantungmu di akarku
Namun lancar harapku di nadamu
Tanpa letih, tidak lebih.

Lembayung tersenyum di balik selendang
Di balik mekar cempaka
Dan obrolan tupai di ujung dahan
Lembayung tersenyum sambil berkicau,
menunggumu.

Hingga satu, dua, atau seratus kali lagi
kala berputar mengingatkan kita
pada mimpi dan kata-kata
pada rasa dan percaya

Hingga satu, dua, atau seratus putaran lagi
kala berbalik menarik kita
pada nostalgi atau cita-cita
pada nama dan makna

Tanpa letih, tidak lebih.

...
...
...

Bila mimpi berbunga kata, kata berbuah mengurai mimpi.

Lembang, 29 Januari 2012: pada langit kelabu dan kicau dunia baru - yang selalu jadi satu. PS: I have to say thank you to anyone who played Rod Stewart in XXI this evening.